YBM BRILiaN RO Medan Sukses Gelar Khitanan Massal 150 Anak Prasejahtera di Aceh Tamiang

by Siti Nurlaela
July 7, 2026

Khitanan Massal ini hadir untuk membantu keluarga prasejahtera memperoleh akses khitan yang profesional tanpa biaya.

ACEH TAMIANG – Riuh tawa anak-anak memenuhi berbagai sudut di selasar RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang pada Minggu pagi (05/07). Ketakutan yang sempat membayangi anak-anak itu perlahan sirna. Hal ini terjadi berkat sambutan hangat dari tim relawan. Hari itu, YBM BRILiaN Regional Office (RO) Medan menginisiasi sebuah gerakan kemanusiaan bertajuk Khitanan BRILiaN. Program pilar kesehatan tersebut bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan mendasar warga prasejahtera.

Aksi nyata kali ini berfokus sepenuhnya pada pemenuhan hak medis anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sering kali, keterbatasan biaya memaksa para orang tua menunda tindakan khitan buah hati mereka. Padahal, garis usia sang anak sebenarnya sudah mencukupi. Oleh karena itu, YBM BRILiaN hadir memotong rantai kendala finansial tersebut. Lembaga menyalurkan dana zakat para donatur dalam bentuk layanan medis gratis yang profesional.

Lembaga sengaja memilih rumah sakit pemerintah di Kabupaten Aceh Tamiang ini sebagai lokasi khitanan massal. Sebab, tempat ini memiliki sarana dan prasarana yang sangat representatif. Selain itu, program ini melibatkan sinergi dari berbagai jajaran tokoh penting. Mereka adalah Ketua Pengurus YBM BRILiaN RO Medan Bapak David Saputra, serta Ketua PDUI Sumatra Utara dr. Rudi Rahmadsyah Sambas, M.HKes.

Hadir pula dr. Rahmad Syahputra selaku perwakilan direksi rumah sakit sekaligus mewakili IDI Cabang Aceh Tamiang. Tidak hanya itu, Ketua PPNI Bapak M. Nukh, SKM., M.Kes. turut mengawal jalannya acara.

Selanjutnya, proses verifikasi data dan pendataan ketat sejak beberapa pekan sebelumnya membuahkan hasil yang sangat rapi. Akibatnya, sebanyak 150 anak penerima manfaat dapat mengakses meja registrasi hingga ruang tindakan dengan lancar. Mereka tidak perlu mengantre lama. Para dokter pun memperlakukan anak-anak dengan pendekatan yang sangat sabar dan profesional dari awal hingga akhir proses khitan.

Kebahagiaan para peserta semakin lengkap saat tim relawan membagikan paket konsumsi yang bergizi. Kemudian, panitia juga menyerahkan bingkisan spesial pasca-tindakan. Setiap anak pulang dengan mendekap erat tas sekolah baru, buku tulis, tempat pensil, sarung, serta amplop berisi uang santunan tunai. Sementara itu, para orang tua juga menerima paket obat-obatan lengkap beserta panduan edukasi perawatan luka. Langkah edukasi ini berfungsi agar proses pemulihan di rumah berjalan optimal.

Setiap peserta mendapatkan pelayanan khitan gratis dari tim dokter, paket obat-obatan, serta edukasi perawatan pasca-tindakan. Tidak hanya itu, YBM BRILiaN juga membagikan konsumsi harian serta bingkisan spesial berisi tas sekolah, buku tulis, tempat pensil, sarung, dan uang santunan tunai.

Kolaborasi lintas sektor ini mempertegas satu pesan penting mengenai indahnya berbagi. Zakat dari para muzaki Insan BRILiaN kini mewujud menjadi jembatan kesehatan yang langsung menyentuh akar rumput. Dengan demikian, masyarakat kurang mampu dapat merasakan manfaatnya secara instan. Bapak David Saputra pun mengungkapkan rasa syukurnya di sela-sela pemantauan langsung ke kamar tindakan medis.

“Program Khitanan BRILiaN merupakan wujud nyata amanah zakat dari para muzaki Insan BRILiaN yang kami hadirkan dalam bentuk layanan kesehatan yang bermanfaat. Semoga sinergi bersama PDUI Sumatera Utara dan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap David Saputra.

Apresiasi senada juga meluncur dari pihak manajemen RSUD Muda Sedia yang merasa terbantu dengan adanya aksi ini.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih banyak atas kolaborasi YBM BRILiaN dan PDUI Sumatera Utara dalam menghadirkan layanan khitan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat Aceh Tamiang. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” tutur dr. Rahmad Syahputra.

Akhirnya, langkah kaki yang bersemangat dari ratusan anak saat meninggalkan area rumah sakit sore itu mengunci akhir acara. YBM BRILiaN RO Medan tidak sekadar menggugurkan sebuah portofolio program kerja tahunan melalui pembagian santunan ini. Lebih dari itu, semua pihak yang mengulurkan tangan telah sukses menanamkan rasa berharga. Mereka memberikan harapan baru ke dalam sanubari anak-anak Aceh Tamiang.

Keberhasilan khitanan massal ini sekaligus membuktikan sebuah fakta berharga. Lembaga filantropi Islam dan institusi medis terbukti mampu menyatu dalam satu frekuensi kemanusiaan. Oleh sebab itu, program yang lahir akan selalu terasa sejuk dan bermartabat. Sinergi ini sukses menghadirkan kebahagiaan bagi warga. Akibatnya, untaian doa kebaikan terus mengalir dari masyarakat penerima manfaat. Semoga ketulusan para donatur berbalas berkah melimpah dan mengawal anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang tangguh.