Menyulap Lahan Kosong Jadi Dapur Hidup: Catatan dari Panen Raya di Kaki Gunung Welirang

MOJOKERTO – Sebuah petak lahan kosong yang semula tak bertuan di Desa Padusan kini berubah rupa. Hijau daun sayuran menyegarkan mata, menggantikan ilalang yang dulu memenuhi sudut desa. YBM BRILiaN Regional Office (RO) Surabaya terus mendorong kemandirian pangan masyarakat desa. Melalui kelompok FS Sentra Padusan Amanah, lembaga menggelar Panen Raya Kebun Gizi Keluarga. Kegiatan ini berlangsung pada (14/04) di Desa Padusan, Pacet.
Melawan Ketergantungan dari Pekarang Rumah
Program inisiasi YBM BRILiaN Regional Office (RO) Surabaya ini bukan sekadar urusan tanam-memanen. Di tangan Fasilitator Fadhil Setiawan, 20 kepala keluarga diajak mendobrak ketergantungan pada harga pasar yang kian mencekik. Mereka beralih ke pertanian organik, memproduksi Pupuk Organik Cair (POC) sendiri, dan tidak menggunakan pestisida kimia di atas tanah mereka.
Hasilnya nyata. Tomat yang ranum, terong yang mengilat, hingga kacang panjang yang menjuntai kini siap dipetik kapan saja. Warga tidak hanya mengelola kebun komunal, tapi juga menyulap pekarangan rumah dengan barisan polybag produktif. Gerakan ini memastikan setiap piring makan di rumah mereka berisi pangan yang jauh lebih sehat dan aman.

Ketahanan Pangan dengan Sentuhan Kemanusiaan
Pemerintah Desa Padusan memberikan apresiasi tinggi terhadap transformasi lahan tidur ini. Selain menyulap wajah desa menjadi lebih asri, program ini menjadi bantalan ekonomi yang krusial bagi warga. Dengan investasi senilai Rp32.000.000, YBM BRILiaN berhasil membangun sistem ketahanan pangan mandiri yang menekan pengeluaran dapur secara signifikan untuk 20 kepala keluarga (KK).
Langkah ini ternyata baru permulaan dari sebuah visi besar. Sukses dengan sayur-mayur, ke depan sentra ini akan merambah ke sektor ternak unggas demi memenuhi kebutuhan protein hewani warga.
Upaya ini bertujuan menciptakan ketahanan pangan yang komprehensif di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, YBM BRILiaN membuktikan bahwa pemanfaatan lahan sempit mampu membawa dampak ekonomi yang besar serta menjadi pengingat kuat. Bahwa kemandirian bangsa dimulai dari kedaulatan pangan di tingkat rumah tangga. Melalui agenda ini, YBM BRILiaN tidak hanya memberi bantuan, tetapi juga memberi harapan yang bisa tumbuh dan dipetik berkali-kali.