Berdaya Secara Ekonomi dan Spiritual, 20 Keluarga di Medan Lulus Program Pemberdayaan YBM BRILiaN

by Siti Nurlaela
June 18, 2026

 Pembukaan acara exit program family strengthening.

MEDAN – Tangis haru mewarnai kelulusan puluhan keluarga prasejahtera yang kini sukses menata masa depan menjadi lebih mandiri. Guna menandai babak baru kemandirian masyarakat, YBM BRILiaN Regional Office (RO) Medan menggelar agenda besar bertajuk Exit Program Family Strengthening pada (14/06).

Aksi pemberdayaan yang berlangsung di Balai Rakyat Indonesia Sentra Harapan, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan ini berjalan penuh khidmat. Langkah nyata ini menjadi bukti keberhasilan lembaga dalam memperkuat pilar ekonomi, spiritual, dan ketahanan keluarga di tingkat akar rumput.

Anak-Anak Binaan Tampil Percaya Diri Memimpin Acara

Pihak lembaga memilih Balai Rakyat Indonesia Sentra Harapan Marelan sebagai pusat kegiatan karena lokasi ini merupakan episentrum pembinaan selama program berjalan. Menariknya, prosesi penutupan ini dipandu langsung oleh anak-anak hasil binaan program secara mandiri. Ananda Intan dan Ananda Wulan tampil memukau sebagai protokol cilik.

Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Zaky. Setelah itu, Ananda Nofika memimpin lagu Indonesia Raya, lalu disusul doa bersama oleh Ananda Padli. Kemampuan anak-anak ini tampil di depan publik membuktikan bahwa intervensi karakter yang diberikan telah membuahkan hasil nyata.

Agenda kelulusan ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Program YBM BRILiaN RO Medan, Bapak Aidil Ridho Nugraha. Hadir pula mendampingi beliau, Ustadz Suyatno selaku fasilitator program yang selama ini setia menemani perkembangan warga. Rangkaian acara inti diisi dengan evaluasi akhir, arahan keberlanjutan usaha, serta prosesi resmi exit program untuk 20 keluarga penerima manfaat.

Sesi foto bersama acara exit program family strengthening.

Melahirkan Agen Perubahan Menuju Ketahanan Keluarga

Sebelum mencapai tahap kelulusan ini, para peserta telah mendapatkan berbagai intervensi jangka panjang dari pilar ekonomi dan sosial. YBM BRILiaN secara konsisten memberikan pembinaan keislaman, pembelajaran baca tulis Al-Qur’an, hingga kajian parenting. Selain itu, pendampingan rutin oleh fasilitator juga difokuskan untuk mendongkrak kapasitas diri menuju kemandirian ekonomi keluarga.

Program pemberdayaan keluarga ini terbukti sukses mengubah pola pikir masyarakat secara fundamental. YBM BRILiaN berharap momen kelulusan ini bukan menjadi akhir perjalanan. Sebaliknya, agenda ini menjadi awal bagi para alumni untuk menjadi agen perubahan positif di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Dulu kami buta huruf Al-Qur’an, kini kami bisa membacanya. Dulu hidup kami terasa gelap, kini terang oleh ilmu. Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi menjadi penerang yang mengubah cara berpikir, menguatkan spiritual, dan menumbuhkan harapan baru dalam diri kami,” tutur Ibu Puji, Ibu Nur, dan Ibu Yusnita secara bersamaan dengan suasana haru.

Senyum penuh syukur dan pelukan hangat antar-warga siang itu menjadi seindah-indahnya penutup bagi program pendampingan panjang ini. Melalui ilmu dan penguatan karakter yang telah tertanam, YBM BRILiaN tidak hanya memberikan bantuan sesaat. Lebih dalam dari itu, mereka telah berhasil menyalakan lentera kemandirian di setiap sanubari peserta binaan.

Di sisi lain, antusiasme luar biasa dari warga Marelan mempertegas sebuah fakta indah. Pendampingan yang dilakukan dengan hati akan selalu melahirkan masyarakat yang berdaya. Kemudian, seiring berakhirnya sesi ramah tamah di Balai Rakyat Indonesia, sebuah harapan besar resmi dititipkan. Setiap nilai baik dan kapasitas ekonomi yang telah dipelajari diharapkan mampu menjaga ketahanan keluarga para alumni secara mandiri, sekaligus menginspirasi lingkungan sekitar untuk ikut bergerak maju.