Berdaya Lewat Zakat, Petani Binaan YBM BRILiaN di Gowa Sukses Panen Jagung Sebanyak 15 Ton dan Ikut Memberikan Infak
Gowa — Keberhasilan Program Mustahik Income Generating Program (MIGP) yang dikelola YBM BRILiaN mulai menunjukkan hasil nyata. Kelompok petani binaan MIGP Jagung Hibrida Bunea di Desa Bontonompo, Kabupaten Gowa, berhasil melakukan panen raya jagung sebanyak 15 ton pada Jumat (8/8). Panen besar ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang dilakukan YBM BRILiaN melalui dukungan modal, penyediaan bibit unggul, serta penerapan teknologi pertanian modern dan sistem irigasi yang efisien. Langkah ini berhasil meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberdayakan petani.
![]()
Maulidyana Ummul Khaeir, Supervisor YBM BRILiaN Regional Office Makassar, mengapresiasi hasil panen tersebut dan menegaskan komitmen lembaga untuk terus mendukung petani binaan. “Kami akan terus memberikan dukungan pada program MIGP di bidang pertanian agar produktivitas petani semakin meningkat,” ujarnya.
Keberhasilan yang lebih membanggakan terlihat dari perubahan peran kelompok MIGP. Dari sebelumnya sebagai penerima manfaat (right holders), kini mereka menjadi pemberi manfaat dengan menyalurkan infak mereka melalui YBM BRILiaN. Bustam, Ketua Kelompok MIGP, menyampaikan, “Dulu kami dibantu, sekarang giliran kami membantu. Rezeki ini adalah titipan, dan sebagian harus kami kembalikan untuk membantu orang lain.”
Keberhasilan ini menegaskan dampak positif zakat dan infak dalam menggerakkan kemandirian ekonomi mustahik. Program MIGP tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani binaan, tetapi juga menggerakkan roda kebaikan yang manfaatnya terus mengalir bagi masyarakat yang membutuhkan. YBM BRILiaN terus berkomitmen memperluas pemberdayaan melalui program zakat yang berkelanjutan dan berdampak luas.
