Jembatan BRILiaN Hadir di Parungponteng, Permudah Akses Ratusan Warga Desa Girikencana

oleh Siti Nurlaela
Mei 13, 2026

Jembatan BRILiaN Hadir di Parungponteng

TASIKMALAYA – Kabar bahagia menyelimuti warga Desa Girikencana, Kabupaten Tasikmalaya. Pada (06/05), YBM BRILiaN bersama Ikatan Wanita Bank Rakyat Indonesia (IWABRI) meresmikan Jembatan BRILiaN. Pembangunan jembatan ini menjadi solusi nyata atas rusaknya akses penghubung antarwilayah yang selama ini menyulitkan warga. Selain meresmikan jembatan, tim juga menyalurkan ratusan paket sembako dan bantuan pendidikan bagi masyarakat setempat.

Sinergi Membangun Konektivitas Wilayah

Acara peresmian ini dihadiri oleh jajaran manajemen YBM BRILiaN Head Office, YBM BRILiaN Regional Office Bandung, serta perwakilan IWABRI Pusat dan BO. Hadir pula unsur Pemerintah Daerah, mulai dari anggota DPRD, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa. Kegiatan peresmian jembatan ini berlangsung di Desa Girikencana, Kecamatan Parungponteng, karena lokasinya yang strategis dengan titik jembatan. Total nilai bantuan yang mengalir untuk pembangunan fisik dan santunan ini mencapai Rp500 juta.

Prosesi peresmian berlangsung khidmat dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Selanjutnya, pihak desa menandatangani komitmen untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut secara berkelanjutan. Sebelumnya, warga harus memutar jalan hingga 6 kilometer akibat jembatan lama yang telah  hancur. Oleh karena itu, kehadiran jembatan baru ini sangat krusial untuk memulihkan denyut nadi ekonomi dan mobilitas warga.

YBM BRILiaN menyalurkan ratusan paket sembako dan bantuan pendidikan bagi masyarakat setempat

Dampak Nyata bagi Pendidikan dan Ekonomi

Kondisi jembatan yang rusak sebelumnya memaksa anak-anak sekolah menggunakan rakit yang berbahaya. Namun, kini masyarakat dapat melintas dengan aman tanpa rasa khawatir. Di sisi lain, YBM BRILiaN juga membagikan 200 paket sembako dan 10 paket pendidikan bagi warga prasejahtera. Langkah ini bertujuan untuk meringankan beban harian sekaligus memotivasi siswa agar terus berprestasi.

“Dulu jembatan hancur dan ada yang jatuh ke bawah. Sekarang ada Jembatan BRILiaN, kami sangat senang karena membantu aktivitas warga dan anak sekolah,” ungkap Bapak Masna (54), salah satu penerima manfaat.

Senada dengan itu, Bapak Firman, seorang guru setempat, menyampaikan apresiasinya. Beliau menjelaskan bahwa jembatan ini menyambungkan kembali mata pencaharian warga yang sempat terputus. Akhirnya, keberadaan jembatan ini menjadi bukti nyata kekuatan zakat dan donasi dalam membangun infrastruktur pelosok. Sinergi YBM BRILiaN dan IWABRI diharapkan terus membawa manfaat abadi bagi masyarakat luas.