Ringankan Beban Pasca-Kebakaran, YBM BRILiaN Salurkan Paket Bantuan untuk Santri di Ponpes Sunan Bonang

oleh Siti Nurlaela
Juli 20, 2026

YBM BRILiaN Salurkan Paket Bantuan untuk Santri di Ponpes Sunan Bonang

LAMPUNG BARAT – YBM BRILiaN Regional Office Bandar Lampung bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Bonang. Langkah ini diambil menyusul musibah kebakaran hebat yang melanda institusi pendidikan agama tersebut akibat korsleting listrik pada Senin (13/07). Kebakaran yang bersumber dari hubungan arus pendek di salah satu kamar santri tersebut dengan cepat menghanguskan bangunan kamar dan ruang kelas.

Struktur bangunan yang sebagian besar terbuat dari papan dan kayu membuat api menjalar dengan cepat, sehingga membutuhkan intervensi dan bantuan cepat tanggap guna memulihkan kondisi psikologis serta kebutuhan logistik dasar para santri. Kondisi tersebut membuat para santri mukim sangat membutuhkan pasokan bantuan logistik dasar secara instan.

Penyaluran Langsung di Area Dampak Bencana

Pihak lembaga menyalurkan bantuan secara langsung di kompleks Ponpes Sunan Bonang, Pekon Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat. Diketahui, pesantren ini merupakan pusat belajar bagi 150 santri non-mukim dan 20 santri mukim yang menetap. Kehadiran lembaga segera ke lokasi terdampak bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan pesantren.

Bantuan kemanusiaan ini diserahkan secara langsung oleh Pimpinan BRI Cabang Liwa Bapak Yudi Syawalman, yang juga menjabat sebagai Badan Pembina YBM BRILiaN. Hadir pula SPO BRI Cabang Liwa Ibu Sholihah bersama Supervisor YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung Bapak Amir Mudaris. Kedatangan tim disambut penuh haru oleh Pimpinan Ponpes Sunan Bonang Ustadz Ahmad Rosyidin.

Selanjutnya, proses serah terima bantuan kemanusiaan ini berjalan dengan sangat tertib dan lancar. Bapak Yudi Syawalman menyerahkan stimulan logistik untuk menyokong 20 santri mukim yang kehilangan pakaian mereka. Paket tersebut meliputi 20 unit survival kit (perlengkapan darurat), 10 gulung sajadah karpet, kaos program, serta pakaian layak pakai untuk menunjang aktivitas harian santri.

Harapan Baru untuk Mempercepat Pemulihan Pesantren

Intervensi perdana ini menegaskan komitmen YBM BRILiaN untuk selalu hadir menjadi jembatan kebaikan di garis depan kebencanaan. Amanah dana zakat dari para pekerja BRI bertransformasi menjadi penopang hidup warga yang sedang mengalami masa sulit. Manajemen berharap bantuan ini mampu mengembalikan keceriaan para santri agar bisa kembali mengaji dengan tenang.

Rasa duka mendalam dan pesan optimisme pun disampaikan secara langsung di sela-sela peninjauan puing bangunan.

“Sinergi ini merupakan wujud nyata kepedulian YBM BRILiaN untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa memberikan kemanfaatan nyata dan membantu mempercepat pemulihan aktivitas di pondok pesantren,” tutur perwakilan manajemen YBM BRILiaN.

Ungkapan rasa syukur dan doa kebaikan juga terucap dari pimpinan pondok pesantren saat menerima berbagai bantuan logistik darurat tersebut.

“Kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan ini. Kedatangan logistik ini sangat tepat waktu dan memang menjadi barang-barang yang saat ini sangat dibutuhkan oleh para santri kami. Semoga menjadi berkah bagi seluruh jajaran YBM BRILiaN,” ungkap Ustadz Ahmad Rosyidin dengan rasa haru.

Keberhasilan aksi cepat tanggap ini sekaligus membuktikan satu esensi penting mengenai kekuatan gotong royong umat. Uluran tangan ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat para santri Ponpes Sunan Bonang untuk kembali menuntut ilmu. Semoga ketulusan para donatur mendatangkan berkah melimpah dan melindungi jajaran Insan BRILiaN dari segala marabahaya.