Melewati Penjurian Independen, YBM BRILiaN Raih 5-Star TOP GRC Awards 2026

oleh Febri Nahdatun
September 15, 2026

JAKARTA – Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN) berhasil meraih TOP GRC Awards 2026 #5 Star (Excellence). Pada ajang yang sama, Ketua Badan Pengurus YBM BRILiaN, M. Dadang Permana KF, juga dianugerahi penghargaan individual The Most Committed GRC Leader 2026. Capaian tersebut menjadi semakin bermakna karena penghargaan ini diraih setelah YBM BRILiaN melalui rangkaian proses seleksi administratif dan penjurian yang dilakukan secara independen oleh para akademisi, tokoh, dan praktisi Governance, Risk, and Compliance (GRC) di Indonesia. Proses tersebut tidak hanya menilai keberadaan dokumen atau kebijakan GRC, tetapi juga melihat sejauh mana governance, risk management, dan compliance benar-benar dibangun sebagai sistem dan diimplementasikan dalam aktivitas organisasi.

Melewati Proses Seleksi dan Penjurian Independen

TOP GRC Awards 2026 merupakan salah satu ajang apresiasi nasional yang memberikan penilaian terhadap penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) di berbagai perusahaan dan institusi di Indonesia. Dalam prosesnya, YBM BRILiaN terlebih dahulu melewati tahapan seleksi administratif, yang menjadi pintu awal untuk memastikan kelengkapan dan kesiapan organisasi dalam mengikuti asesmen GRC. Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan proses penjurian dan pendalaman substansi oleh jajaran dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi, tokoh, serta praktisi yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang governance, risk management, compliance, dan keberlanjutan.

Dengan demikian, predikat 5-Star (Excellence) yang diperoleh YBM BRILiaN bukan semata-mata merupakan hasil dari pemenuhan administratif, tetapi merupakan pengakuan atas kualitas sistem, infrastruktur, implementasi, serta komitmen organisasi dalam menjalankan tata kelola secara konsisten. Proses penilaian mencakup berbagai aspek, antara lain penerapan Good Corporate Governance (GCG), Enterprise Risk Management, Compliance Management, pengendalian internal, peran teknologi, hingga kesiapan organisasi dalam mendukung keberlanjutan.

Diuji Tidak Hanya dari “Apa yang Dimiliki”, tetapi “Bagaimana Diimplementasikan”

Salah satu nilai penting dari proses penjurian TOP GRC Awards 2026 adalah bagaimana organisasi diuji dari sisi kualitas penerapan GRC, bukan hanya keberadaan kebijakan dan perangkatnya. YBM BRILiaN mempresentasikan bagaimana prinsip GRC diterjemahkan ke dalam arsitektur tata kelola organisasi, termasuk penerapan Three Lines of Defence, pengelolaan berbagai kategori risiko, Key Risk Indicators (KRI), mekanisme eskalasi risiko, penguatan kepatuhan, hingga peran audit internal sebagai bagian dari sistem pengendalian organisasi.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa GRC di YBM BRILiaN diarahkan untuk menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan dan pengelolaan organisasi, bukan berdiri sebagai fungsi administratif yang terpisah dari aktivitas bisnis dan program. Dalam konteks lembaga pengelola dana ZIS dan DSKL, penerapan tersebut memiliki arti yang lebih strategis. GRC menjadi instrumen untuk memastikan bahwa amanah umat dikelola secara transparan, akuntabel, prudent, patuh, dan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan kepada penerima manfaat.

Pengakuan atas Kematangan Penerapan GRC & Keteladanan dari Tingkat Pimpinan

Predikat TOP GRC Awards 2026 #5 Star (Excellence) menjadi representasi atas perjalanan YBM BRILiaN dalam membangun tata kelola yang semakin terintegrasi. Penghargaan ini tidak dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai validasi eksternal sekaligus benchmark bagi YBM BRILiaN untuk terus meningkatkan kualitas governance, risk management, dan compliance. Bagi YBM BRILiaN, tata kelola unggul bukan sekadar tentang memperoleh predikat atau penghargaan, tetapi tentang bagaimana setiap kebijakan dan keputusan organisasi mampu memberikan perlindungan terhadap amanah, mengantisipasi risiko, memastikan kepatuhan, dan pada akhirnya menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi mustahik serta seluruh pemangku kepentingan.

The Most Committed GRC Leader sebagai wujud keteladanan dari tingkat Pimpinan. Komitmen tersebut juga tercermin melalui penghargaan individual yang diterima M. Dadang Permana KF sebagai The Most Committed GRC Leader 2026. Penghargaan ini memperkuat pesan bahwa keberhasilan penerapan GRC tidak hanya bergantung pada sistem dan perangkat organisasi, tetapi juga membutuhkan tone from the top serta keteladanan pimpinan dalam menjadikan governance, risk management, dan compliance sebagai bagian dari budaya organisasi. Komitmen pimpinan menjadi penting untuk memastikan bahwa GRC tidak berhenti pada kebijakan, prosedur, maupun dokumen, tetapi benar-benar menjadi cara organisasi berpikir, mengambil keputusan, mengelola risiko, dan mempertanggungjawabkan setiap amanah yang diterima.

Bagi YBM BRILiaN, perjalanan menuju tata kelola unggul akan terus berlanjut, dengan menjadikan GRC sebagai fondasi untuk menjaga amanah, memperkuat kepercayaan muzaki, melindungi penerima manfaat, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, dan memastikan keberlanjutan dampak sosial organisasi.