Siap Berdaya, Ibu-Ibu Binaan YBM BRILiaN Banda Aceh Matangkan Persiapan Usaha Rumah Produksi Tempe

oleh Farida Syifa Anandita
December 1, 2025

Siap Berdaya, Ibu-Ibu Binaan YBM BRILiaN Banda Aceh Matangkan  Persiapan Usaha Rumah Produksi Tempe

BANDA ACEH – Program pemberdayaan keluarga (Family Strengthening) binaan YBM BRILiaN Regional Office Banda Aceh kini memasuki fase penguatan ekonomi yang lebih konkret. Pada Jumat (14/11), sebanyak 20 ibu-ibu anggota Sentra Pinto Rimba berkumpul di Rumah DataKu (RDK) Naga Umbang untuk mematangkan persiapan pendirian unit usaha rumah produksi tempe.

Lokasi RDK Naga Umbang dipilih karena aksesnya yang mudah dijangkau oleh seluruh peserta, menjadikan proses pembinaan berjalan efektif. Kegiatan diawali dengan penguatan spiritual melalui pembacaan Surah Al-Fatihah, tilawah Al-Qur’an bergiliran, dan pembacaan Ikrar Peserta FS, yang menjadi fondasi utama program ini sebelum melangkah ke aspek ekonomi.

Agenda utama pertemuan difokuskan pada penyusunan struktur organisasi unit usaha. Didampingi oleh fasilitator program, para peserta berdiskusi aktif menentukan posisi-posisi strategis, mulai dari koordinator produksi, penanggung jawab keuangan, pemasaran, hingga quality control. Diskusi ini bertujuan membangun manajemen usaha yang profesional sejak dini.

Maisarah, salah satu peserta, mengungkapkan antusiasmenya setelah struktur organisasi terbentuk.

“Kalau tugasnya jelas begini, kita jadi lebih semangat mulai usaha bersama,” ujarnya optimis.

Selain pembentukan struktur, pertemuan ini juga diisi dengan sesi penentuan nama brand produk tempe yang akan diproduksi. Para ibu saling memberikan masukan untuk menghasilkan nama yang tidak hanya menarik pasar, tetapi juga mewakili identitas lokal dan kualitas produk mereka.

Di penghujung acara, YBM BRILiaN menyalurkan Paket Makanan Tambahan (PMT) Tahap II. Dukungan gizi ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para anggota, terutama dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani keluarga.

Fitriani, penerima manfaat lainnya, menyampaikan rasa syukurnya dengan penuh haru. “Biasanya beli daging setahun dua kali saja, saat meugang lebaran puasa sama daging kurban. Ada PMT, protein kami tercukupi,” ungkapnya.

Melalui pendampingan intensif ini, YBM BRILiaN berharap Kelompok FS Sentra Pinto Rimba tidak hanya solid secara spiritual, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi melalui unit usaha yang dikelola secara kolektif dan profesional.