Siap Produksi Mandiri, Ibu-Ibu Sentra Pinto Rimba Mengikuti Pelatihan Operasional Alat Produksi Tempe Bersama YBM BRILiaN

oleh Farida Syifa Anandita
December 8, 2025

Siap Produksi Mandiri, Ibu-Ibu Sentra Pinto Rimba Mengikuti Pelatihan Operasional Alat Produksi Tempe Bersama YBM BRILiaN

BANDA ACEH – Program pemberdayaan ekonomi keluarga binaan YBM BRILiaN Regional Office Banda Aceh terus menunjukkan progres positif. Setelah merampungkan struktur organisasi dan branding, kini Kelompok Family Strengthening (FS) Sentra Pinto Rimba memasuki tahap krusial, yakni pematangan keterampilan teknis produksi.

Pada Kamis (20/11), sebanyak 20 ibu-ibu anggota kelompok mengikuti pembinaan teknis intensif yang dipusatkan di Rumah DataKu (RDK) Naga Umbang dan Rumah Produksi Tempe Sentra Pinto Rimba. Lokasi ini dipilih agar para peserta dapat berinteraksi langsung dengan peralatan produksi, sehingga proses transfer ilmu berjalan lebih praktis dan aplikatif.

Kegiatan diawali dengan penguatan spiritual melalui pembacaan Al-Fatihah, tilawah Al-Qur’an bergiliran, dan pembacaan Ikrar Peserta FS. Sesi ini menjadi fondasi penting untuk menjaga semangat dan keberkahan sebelum masuk ke materi teknis.

Agenda utama pembinaan difokuskan pada pengenalan dan pengoperasian alat-alat produksi. Didampingi oleh tim pendamping teknis dan fasilitator, para peserta mempelajari fungsi berbagai mesin, mulai dari alat perendaman, perebusan, pencacahan, pencetakan, hingga mekanisme kerja ruang fermentasi. Aspek standar keamanan dan kebersihan (hygiene) menjadi penekanan utama dalam sesi ini.

Tak hanya soal alat, para ibu juga membedah kembali alur produksi tempe secara menyeluruh. Proses dimulai dari penerimaan dan sortasi bahan baku kacang, perendaman, perebusan bertahap, pengeringan, pencetakan, hingga proses fermentasi dan pematangan.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi. Banyak pertanyaan mendalam terkait durasi proses, pengaturan suhu yang ideal, hingga praktik perawatan alat. Murniati, salah satu peserta, mengungkapkan rasa percaya dirinya yang meningkat setelah mengikuti pelatihan ini.

“Kalau sudah paham alur dan alatnya begini, kami lebih yakin untuk mulai produksi sendiri,” ungkap Murniati optimis.

Pelatihan teknis ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang membahas manajemen usaha. Dengan bekal keterampilan operasional yang mumpuni, YBM BRILiaN berharap unit usaha rumah produksi tempe ini dapat segera beroperasi secara mandiri, profesional, dan menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar.

Langkah ini sejalan dengan komitmen YBM BRILiaN melalui pilar program Sosial dan Kemanusiaan untuk menciptakan keluarga mustahik yang berdaya, terampil, dan mandiri secara ekonomi.