Milad ke-25 YBM BRILiaN: Komitmen Sustainable Impact

JAKARTA – Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN resmi menginjak usia perak pada 20 Mei 2026. Melalui tema “Sustainable Impact”, LAZNAS mitra utama BRI ini merefleksikan perjalanan panjangnya selama 25 tahun. Mereka fokus mengelola amanah zakat, infak, dan sedekah untuk menghadirkan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat.
Acara puncak perayaan Milad ke-25 ini digelar secara hibrida di Head Office Jakarta. Selain itu, seluruh jajaran Regional Office (RO) dari berbagai wilayah menghadiri acara secara daring via Zoom Meeting. Sinergi kuat ini menegaskan kekompakan seluruh lini organisasi dalam menjaga keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat.
Menjaga Amanah, Melanjutkan Manfaat
Rangkaian acara khidmat ini diawali dengan pembukaan resmi. Selanjutnya, qari melantunkan ayat suci Al-Qur’an untuk membangun suasana penuh syukur. Momentum ini sekaligus menandai keberhasilan lembaga mencapai usia seperempat abad.
Dalam kesempatan tersebut, Executive Director YBM BRILiaN, Dwi Iqbal Noviawan, menyampaikan kata pengantar penuh apresiasi. Beliau menegaskan bahwa usia 25 tahun menjadi bukti nyata atas konsistensi dan kolaborasi. Bahkan, hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan dari para muzaki serta mitra kerja.
“Di usia yang ke-25 tahun ini, kami menegaskan komitmen untuk terus bertumbuh bersama. Kami ingin menguatkan keberdayaan dan melanjutkan manfaat inklusif bagi Indonesia. Tema ‘Sustainable Impact’ menjadi arah jelas agar setiap kebaikan menciptakan gelombang manfaat lintas generasi,” ujar Bapak Iqbal.
Pembekalan Spiritual dan Doa Bersama
Untuk melengkapi rasa syukur, Badan Koordinasi Syariah (BKS) memberikan Tausiyah Milad yang menginspirasi. Sesi siraman rohani ini mengingatkan para amil mengenai esensi pengelolaan dana umat. Oleh karena itu, setiap amil harus bekerja secara transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah.
Suasana khusyuk semakin terasa saat peserta memasuki sesi doa bersama. Menunjuk Ustadz Sutrisno Badroen untuk memimpin doa, seluruh peserta bersama-sama menundukkan kepala. Mereka memohon keberkahan bagi para muzaki, keberlanjutan lembaga, serta kemaslahatan para penerima manfaat.
Simbolisasi Rasa Syukur Melalui Pemotongan Tumpeng
Sebagai puncak acara, jajaran direksi YBM BRILiaN memotong tumpeng secara seremonial. Prosesi unik ini menjadi simbol nyata atas rasa syukur mereka. Jadi, momentum ini merekam seluruh keberhasilan capaian spiritual dan operasional lembaga.
Melalui momentum milad perak ini, YBM BRILiaN kembali menegaskan posisinya. Mereka siap melangkah progresif dan mengelola amanah secara profesional. Alhasil, langkah ini akan memperluas maslahat demi mewujudkan masyarakat yang mandiri.

