Gandeng MWC NU Ngantang, YBM BRILiaN Malang Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Prasejahtera

MALANG – Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman dan nyaman untuk bernaung dari terik matahari dan hujan. Guna mewujudkan impian tersebut bagi warga prasejahtera, YBM BRILiaN SBO Malang bergerak menggelar aksi kemanusiaan pada Jumat (12/06). Lembaga filantropi ini resmi memulai proses Pembangunan Bedah Rumah untuk mengentaskan hunian tidak layak di pedesaan.
Aksi kepedulian ini menyasar ke salah satu keluarga yang membutuhkan di kawasan Malang Barat. Langkah tulus tersebut menjadi komitmen nyata pihak yayasan dalam menegakkan pilar sosial dan kemanusiaan. Melalui intervensi ini, YBM BRILiaN ingin meningkatkan kualitas hidup dan memulihkan martabat keluarga mustahik secara berkelanjutan.
Sinergi Lokal untuk Hunian yang Aman dan Nyaman
Pihak lembaga memilih Dusun Claket, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur sebagai pusat kegiatan. Tim pelaksana memilih lokasi ini karena masih menemukan warga yang tinggal di dalam rumah berkondisi rapuh. Bangunan lama yang nyaris roboh tentu sangat membahayakan keselamatan para penghuninya.
Oleh karena itu, YBM BRILiaN hadir untuk memberikan bantuan renovasi total. Rumah yang awalnya tidak layak kini mulai bertransformasi menjadi hunian yang lebih sehat. Program ini berjalan sukses berkat kolaborasi erat dengan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ngantang.
Saat monitoring berlangsung, para tukang dan warga sekitar sudah memulai proses konstruksi fisik. Mereka bahu-membahu melakukan pemasangan dinding-dinding baru yang kokoh. Agenda peninjauan lapangan ini dikawal langsung oleh Aisiyah Amini (Staf FDR), Raihan Mujayyid (Staf Intern FDR), serta Bapak Abdul Wahid selaku koordinator mitra program.

Menyalakan Harapan Baru Setelah Berbagai Intervensi
Meskipun program bedah rumah ini baru pertama kali menyasar keluarga tersebut, YBM BRILiaN sebenarnya sudah sering hadir di Kecamatan Ngantang. Sebelumnya, lembaga ini telah menyalurkan berbagai program berkala. Beberapa di antaranya meliputi kegiatan khitanan massal, pembagian sembako Ramadan, hingga penyaluran tas sekolah untuk anak-anak setempat.
Kini, fokus bantuan beralih pada infrastruktur keluarga guna menghadirkan ketenangan jiwa dan rasa aman yang permanen. Dukungan dan donasi swadaya dari jemaah lokal juga ikut mengalir demi mempercepat penyelesaian pembangunan atap dan lantai rumah. Sinergi ini terbukti efektif dalam memicu kembali semangat gotong royong warga desa yang sempat pudar.
“Harapan saya ke depan, semoga bantuan ini bisa terus berlanjut. Selama ini kami hanya dapat bantuan KIS saja, untuk makan sehari-hari pun masih dari saudara,” tutur Bapak Edi Rio, penerima manfaat program bedah rumah dengan mata yang berkaca-kaca.
Melalui dinding-dinding kokoh yang mulai berdiri tegak, YBM BRILiaN bersama MWC NU Ngantang tidak sekadar mendirikan sebuah bangunan fisik namun juga membangun harapan baru bagi keluarga Bapak Edi Rio. Semoga setiap donasi dari para donatur diharapkan menjelma menjadi aliran berkah tanpa putus, yang terus mengalirkan kemaslahatan hingga rumah ini siap dihuni dengan aman.