Exit Program MIGP Sentra Hortikultura Malang Tandai Kemandirian Petani Desa Tawangargo

oleh Siti Nurlaela
Agustus 3, 2026

YBM BRILiaN SBO Malang resmi menggelar Exit Program MIGP Sentra Agribisnis Hortikultura pada Rabu (29/07/2026).

MALANGYBM BRILiaN Special Branch Office (SBO) Malang resmi menggelar Exit Program MIGP Sentra Agribisnis Hortikultura pada Rabu (29/07). Langkah penting ini menjadi penanda resmi berakhirnya masa pendampingan program selama satu tahun. Sebab, para petani dampingan kini telah siap mengelola usaha pertanian secara mandiri dan berkelanjutan.

Penyelenggara memilih Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang sebagai pusat kegiatan. Hal ini  dikarenakan Desa Tawangargo memiliki potensi pertanian hortikultura yang sangat besar. Selain itu, wilayah ini memiliki akses pemasaran strategis menuju Pasar Sayur Karangploso.

Pemberdayaan Berkelanjutan untuk Sembilan Petani Mustahik

Sebanyak sembilan petani dan buruh tani prasejahtera menerima manfaat langsung dari program pilar ekonomi ini. Sebelumnya, para petani menghadapi berbagai tantangan berat di lapangan. Contohnya, serangan hama tanaman serta fluktuasi harga komoditas hortikultura yang tidak menentu.

Supervisor YBM BRILiaN SBO Malang Ramadani hadir langsung memimpin acara tersebut. Selanjutnya, Fasilitator Ekonomi Abidin bersama seluruh anggota kelompok turut memadati lokasi kegiatan dengan antusias.

Selama satu tahun pendampingan, para petani sukses membudidayakan berbagai komoditas unggulan. Bahkan, mereka berhasil memanen jagung manis, buncis, brokoli, dan timun secara berkala. YBM BRILiaN SBO Malang menyalurkan berbagai bentuk intervensi modal dan peralatan kerja. Dengan demikian, para penerima manfaat dapat mengoptimalkan hasil panen mereka. Bantuan tersebut meliputi:

  • Peralatan Pertanian Modern: Pembagian cultivator, alat potong rumput, arko, cangkul, dan sprayer elektrik.

  • Modal Kerja Pertanian: Penyaluran bibit unggul jagung manis dan pupuk pertanian berkualitas tinggi.

  • Pembinaan Lapangan: Pendampingan rutin mencakup teknik budidaya, manajemen risiko, dan penguatan kapasitas usaha.

YBM BRILiaN SBO Malang resmi menggelar Exit Program MIGP Sentra Agribisnis Hortikultura pada Rabu (29/07/2026).

Rangkaian Evaluasi dan Apresiasi Penuh Syukur

Rangkaian exit program berlangsung hangat dan penuh keakraban. Tim YBM BRILiaN menyampaikan paparan capaian program serta evaluasi hasil pendampingan. Selain itu, mereka juga diberikan motivasi agar para petani terus menjaga kekompakan kelompok. Salah satu perwakilan petani menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada donatur dan penyelenggara.

“Terima kasih kepada YBM BRILiaN dan seluruh donatur, alhamdulillah sekarang saya dan teman-teman bisa mengembangkan usaha kami. InsyaAllah seluruh bantuan yang bapak ibu donatur berikan, akan sangat bermanfaat bagi kami sekeluarga,” ungkap perwakilan anggota kelompok MIGP.

Pada akhirnya, exit program ini membuktikan keberhasilan pemberdayaan ekonomi dari YBM BRILiaN SBO Malang. Oleh karena itu, sembilan petani Desa Tawangargo kini mampu berdiri tegak dan menata masa depan keluarga mereka dengan lebih sejahtera.