Exit Program MIGP YBM BRILiaN Tandai Kemandirian Kelompok Gerit Lestari di Malang

oleh Siti Nurlaela
Juli 22, 2026

Pada Senin (13/07), menggelar Exit Program MIGP bu-ibu desa Balung.

MALANGYBM BRILiaN Special Branch Office (SBO) Malang resmi menggelar Exit Program MIGP (Mustahik Income Generating Program) pada Senin (13/07). Langkah ini menjadi penanda penting berakhirnya masa pendampingan sekaligus bukti kemandirian ekonomi bagi Kelompok Gerit Lestari.

Pelaksanaan kegiatan ini bertempat di Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Pihak YBM BRILiaN memilih lokasi ini karena Desa Belung merupakan wilayah domisili sekaligus pusat aktivitas usaha para penerima manfaat. Pemilihan lokasi tersebut juga memudahkan proses evaluasi dampak program secara langsung di lapangan.

Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera Melalui MIGP

Program MIGP dirancang secara khusus untuk berfokus pada pilar ekonomi pemberdayaan. Melalui program ini, YBM BRILiaN mendorong para ibu dari keluarga prasejahtera agar memiliki usaha mandiri. Selain itu, program ini memiliki tujuan meningkatkan pendapatan keluarga serta mencetak penggerak ekonomi di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus YBM BRILiaN SBO Malang Ibu Mayang Diantami, SPV YBM BRILiaN SBO Malang Bapak Ramadani, serta Fasilitator Ekonomi Bapak Abidin. Sembilan perempuan anggota Kelompok Gerit Lestari juga turut hadir dengan penuh antusias.

Pada Senin (13/07), menggelar Exit Program MIGP bu-ibu desa Balung.

Rangkaian Intervensi dan Pendampingan Berkelanjutan

Sebelum program berjalan, YBM BRILiaN SBO Malang telah melakukan berbagai tahapan intervensi secara matang. Tim mengawali langkah dengan asesmen kondisi sosial ekonomi masyarakat serta pemetaan potensi usaha lokal. Selanjutnya, mereka menggelar sosialisasi, seleksi penerima manfaat, hingga membentuk wadah Kelompok Gerit Lestari.

Selama masa program, YBM BRILiaN memberikan dukungan komprehensif kepada para anggota. Bantuan tersebut meliputi:

  • Penguatan Modal: Penyediaan modal usaha dan modal kerja awal.

  • Pembinaan Usaha: Pelatihan pencatatan keuangan harian yang rapi.

  • Pengembangan Kapasitas: Penguatan kelembagaan kelompok dan strategi pemasaran produk.

Prosesi Evaluasi dan Apresiasi

Rangkaian acara exit program berlangsung hangat dan penuh rasa syukur. Pihak YBM BRILiaN menyampaikan paparan hasil evaluasi kinerja usaha selama pendampingan. Para anggota kelompok juga memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi aktif mengenai rencana pengembangan bisnis mereka ke depannya.

Sebagai puncak acara, tim YBM BRILiaN melakukan penyerahan simbolis penanda berakhirnya pendampingan resmi. Seluruh anggota Kelompok Gerit Lestari menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan dan bimbingan telaten yang telah mereka terima.

“Exit Program bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kemandirian kelompok. Kami berharap para anggota Kelompok Gerit Lestari dapat terus mengembangkan usahanya, menjadi perempuan yang berdaya secara ekonomi, serta mampu menjadi inspirasi dan memberdayakan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Ketua Pengurus YBM BRILiaN SBO Malang, Ibu Mayang Diantami.

Meskipun pendampingan resmi telah selesai, manfaat dari Program MIGP dipastikan akan terus mengalir. Exit program ini menjadi indikator kuat bahwa Kelompok Gerit Lestari kini telah memiliki kapasitas penuh untuk mengelola bisnis secara mandiri. YBM BRILiaN berharapan besar agar Kelompok Gerit Lestari mampu memperluas jangkauan pasarnya. Keberhasilan sembilan perempuan tangguh ini menjadi bukti nyata komitmen YBM BRILiaN dalam menciptakan kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan.