Mengokohkan Generasi: YBM BRILiaN Hadirkan Deputi Kemenko PMK untuk Transformasi Karakter Mahasiswa

PESAWARAN – Di bawah langit Pesawaran yang teduh, tepat saat kalender 2025 bersiap menutup lembar terakhirnya, sebuah harmoni tercipta. Bukan sekadar liburan biasa, YBM BRILiaN Region Bandar Lampung memilih cara yang lebih bermakna untuk merayakan pergantian tahun: membasuh jiwa dan memperkuat fondasi karakter para ksatria muda melalui agenda Family Vacation Bright Scholarship.
Bertempat di Banyu Langit Cottage pada 27–28 Desember 2025, suasana syahdu pegunungan menjadi saksi bisu bagi 50 mahasiswa terpilih dari Universitas Lampung (UNILA), UIN Raden Intan Lampung, dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Di sinilah mereka berkumpul, bukan hanya sebagai penerima beasiswa, melainkan sebagai sebuah keluarga besar yang tengah merajut mimpi menuju 2026 yang lebih progresif.
Keluarga: Akar yang Menguatkan Batang Bangsa
Puncak dari pertemuan ini ditandai dengan kehadiran Prof. Warsito, S.Si., DEA., Ph.D., Deputi Bidang Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK RI. Di hadapan para mahasiswa yang antusias, Beliau membawa pesan mendalam mengenai peran keluarga yang sering kali terlupakan di tengah derasnya arus modernitas.
Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Family Bonding: Keluarga sebagai Fondasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa”, Prof. Warsito menegaskan, “Penguatan karakter bangsa dimulai dari kualitas relasi di dalam keluarga. Dari sanalah nilai integritas, empati, dan tanggung jawab sosial ditanamkan. Jika fondasi keluarga kuat, maka jati diri bangsa pun akan kokoh.”
Pesan ini seolah menjadi pengingat bagi para intelektual muda bahwa sejauh mana pun mereka melangkah, akar karakter yang ditanamkan di rumah adalah kompas utama dalam menjaga integritas nasional.

Menanam Benih Pertumbuhan dan Integritas
Ghirah atau semangat para peserta kian berkobar saat Bapak Rio Fathur Rachman, Ketua Badan Pengurus YBM BRILiaN Region Bandar Lampung, membuka acara secara resmi. Beliau menitipkan pesan agar integritas tidak hanya menjadi slogan, melainkan napas dalam setiap langkah akademik dan sosial.
Melengkapi nutrisi batin tersebut, Bapak Syahrial Dinata (Micro & Retail Risk and Compliance BRI) hadir membawa perspektif Growth Mindset. Melalui materi “Becoming Your Self”, Beliau mengajak para peserta untuk tidak sekadar menjadi penonton zaman, melainkan pemain yang adaptif dan memiliki kecerdasan emosional yang matang di tengah ketidakpastian dunia.
Simfoni Edukasi dalam Balutan Rekreasi
Selama dua hari satu malam, pembinaan dilakukan dengan cara yang menyentuh sisi kemanusiaan paling dalam. Tidak ada dinding kaku ruang kelas; yang ada hanyalah keterbukaan di bawah langit terbuka.
Rangkaian kegiatan disusun secara komprehensif untuk menyentuh tiga aspek utama manusia:
1. Spiritualitas: Kedekatan dengan sang pencipta dipupuk melalui sesi Membersamai Al-Qur’an dan malam kreativitas dalam Pentas Seni Islami.
2. Intelektualitas: Pertukaran ide yang tajam mengalir dalam Focus Group Discussion (FGD) dan sesi berbagi motivasi yang akrab.
3. Fisik & Emosional: Kehangatan api unggun, keceriaan outbound, hingga tradisi tukar kado menjadi perekat persaudaraan yang tak lekang oleh waktu.
Menuju 2026: Karakter yang Berakar, Prestasi yang Menjulang
Melalui Family Vacation ini, YBM BRILiaN Region Bandar Lampung tidak hanya sedang memberikan bantuan finansial pendidikan, tetapi sedang membangun peradaban. Harapannya sederhana namun mulia: agar para awardee Bright Scholarship pulang membawa “bekal” baru—mentalitas pemenang yang rendah hati dan karakter yang kokoh berakar pada nilai-nilai kebangsaan.
Sebab, pemimpin masa depan bukan mereka yang hanya cerdas di atas kertas, melainkan mereka yang memiliki integritas di dalam jiwa dan kehangatan keluarga di dalam dada.