Setelah Setahun Dibina, Kelompok MIGP Gerit Lestari Berbagi Sembako kepada Lansia Dhuafa

oleh Astiani Susanto
September 2, 2026

MALANG – YBM BRILiaN SBO Malang terus mendorong penerima manfaat agar tidak hanya mampu meningkatkan keberdayaan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat di sekitarnya. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan Berbagi Sembako untuk Lansia Dhuafa sebagai Bentuk Syukur Kelompok MIGP Gerit Lestari yang dilaksanakan pada Kamis (20/08) di Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Wujud Syukur di Penghujung Program 

Kegiatan ini menjadi bagian dari momentum penutupan program Mustahik Income Generating Program (MIGP) Gerit Lestari setelah kelompok mendapatkan dukungan dan pendampingan ekonomi dari YBM BRILiaN SBO Malang selama satu tahun.

Sebanyak 15 lansia dhuafa di Desa Belung menerima paket sembako sebagai bentuk kepedulian kelompok kepada masyarakat yang membutuhkan. Para penerima manfaat tersebut dipilih dari masyarakat sekitar yang telah lanjut usia, tidak lagi mampu bekerja, serta memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan doa bersama yang diikuti anggota kelompok MIGP Gerit Lestari, Supervisor YBM BRILiaN SBO Malang Ramadani beserta tim pelaksana, Fasilitator Program Ekonomi Abidin, dan para penerima manfaat. Setelah itu, kelompok menyerahkan 15 paket sembako kepada para lansia dhuafa dan melanjutkan kegiatan dengan foto bersama.

Tidak semua penerima manfaat dapat hadir secara langsung. Karena itu, sebagian anggota kelompok bersama tim YBM BRILiaN SBO Malang melanjutkan penyaluran secara door to door ke rumah penerima manfaat yang berhalangan hadir.

Dari Penerima Manfaat Menjadi Pemberi Manfaat

Bagi kelompok MIGP Gerit Lestari, kegiatan berbagi tersebut menjadi wujud rasa syukur setelah memperoleh pendampingan ekonomi selama satu tahun. Sebelumnya, kelompok mendapatkan dukungan melalui program MIGP yang diarahkan untuk meningkatkan keberdayaan dan kemandirian ekonomi para anggotanya.

Fasilitator Program Ekonomi, Abidin, menyampaikan bahwa momentum penutupan program menjadi kesempatan bagi kelompok untuk meneruskan manfaat yang telah mereka terima kepada masyarakat sekitar

“Kegiatan ini merupakan bentuk terima kasih dari kelompok karena telah menerima bantuan dari YBM BRILiaN SBO Malang berupa dukungan ekonomi selama satu tahun. Sekarang, saat penutupan program, waktunya mengasihi dan memberi kepada orang-orang sekitar,” ungkap Abidin.

Semangat berbagi tersebut menunjukkan adanya perubahan peran dalam proses pemberdayaan. Kelompok yang sebelumnya menerima dukungan untuk meningkatkan keberdayaan ekonomi, kini mampu mengambil peran sebagai pihak yang memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitarnya.

Menjaga Keberlanjutan Dampak Pemberdayaan

Pelaksanaan kegiatan berbagi sembako ini menjadi salah satu gambaran keberlanjutan dampak program MIGP Gerit Lestari. Pendampingan yang diberikan selama satu tahun tidak berhenti pada peningkatan kapasitas ekonomi kelompok, tetapi turut mendorong tumbuhnya rasa kepedulian dan semangat berbagi.

Melalui kegiatan tersebut, YBM BRILiaN SBO Malang berharap semangat kemandirian yang tumbuh dalam kelompok dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, proses pemberdayaan tidak hanya menghasilkan penerima manfaat yang lebih berdaya, tetapi juga membuka ruang bagi mereka untuk menjadi bagian dari ekosistem kebaikan di masyarakat.