Tingkatkan Ekonomi Petani Klaten, YBM BRILiaN RO Yogyakarta Dampingi Kelompok Tani Jamur Kuping Keputran

oleh Siti Nurlaela
Agustus 6, 2026

 Monitoring dan Pembinaan Kelompok MIGP Budidaya Jamur Kuping Putri Tani pada Selasa (28/07)

KLATEN – YBM BRILiaN RO Yogyakarta terus mengawal keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat prasejahtera di Jawa Tengah. Melalui pilar program Ekonomi, lembaga melakukan penguatan kapasitas usaha bagi para petani lokal. Pihak lembaga merilis agenda bertajuk Monitoring dan Pembinaan Kelompok MIGP Budidaya Jamur Kuping Putri Tani pada Selasa (28/07). Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk memonitor perkembangan usaha sekaligus mempererat kekompakan antaranggota kelompok tani.

Pihak lembaga menyelenggarakan seluruh rangkaian acara di Desa Keputran, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. Lokasi ini menjadi sasaran utama pemberdayaan karena warga lokal memiliki potensi pertanian berkelanjutan yang sangat besar. Namun, mereka sebelumnya menghadapi keterbatasan modal usaha untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Oleh sebab itu, hadirnya program pembinaan ini menjadi solusi tepat untuk mendongkrak perekonomian warga desa.

Pendampingan Berkelanjutan Kelompok Putri Tani di Kemalang

Selanjutnya, Regional Supervisor (SPV) YBM BRILiaN RO Yogyakarta turun langsung ke lokasi untuk meninjau tempat budidaya jamur. Petugas lapangan memandu sesi diskusi bersama para anggota kelompok secara interaktif. Langkah ini memastikan alur produksi serta tata kelola usaha kelompok tetap berjalan sesuai dengan rencana operasional.

Kelompok MIGP Putri Tani sendiri merupakan kelompok binaan YBM BRILiaN RO Yogyakarta yang telah aktif sejak tahun 2024. Sebanyak 10 petani penerima manfaat mengelola usaha budidaya ini secara bersama-sama. Untuk menopang keberlanjutan usaha tersebut, YBM BRILiaN mengalokasikan berbagai bantuan yang mencakup penyaluran modal kerja, fasilitas pendampingan program, serta pembinaan rutin di lapangan.

Keberhasilan budidaya yang bertahan hingga saat ini membuktikan bahwa dana ZIS bisa memberikan manfaat nyata berjangka panjang. Para petani kini mampu memproduksi jamur berkualitas secara mandiri untuk memenuhi permintaan pasar lokal.

Membangun Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa

Melalui pendampingan ini, YBM BRILiaN RO Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mengoreksi ketimpangan ekonomi masyarakat pedesaan. Lembaga tidak hanya memberikan bantuan finansial di awal, tetapi juga konsisten mengawal perkembangan usaha warga hingga mencapai kemandirian. Harapan dan semangat kebersamaan pun disampaikan secara tulus oleh salah satu anggota kelompok di sela-sela kegiatan monitoring.

“Semoga dapat terus kompak dan lebih baik kedepannya,” tutur salah satu anggota Kelompok MIGP Budidaya Jamur Kuping Putri Tani.

Melalui sinergi nyata di Desa Keputran ini, YBM BRILiaN RO Yogyakarta sukses membuktikan efektivitas program pemberdayaan berbasis komunitas. Keberhasilan program ini diharapkan dapat terus meningkatkan taraf hidup para petani dan menginspirasi desa-desa lainnya.