Semai Asa di Tanah Baros: Kisah Faozi Rohman Membangun Kemandirian Lewat Hortikultura

oleh Siti Nurlaela
Mei 12, 2026

SERANG – c

Terjebak dalam Keterbatasan Modal dan Manajemen

Sebelum mengenal YBM BRILiaN, Faozi menjalani profesi petaninya dengan penuh keprihatinan. Modal yang pas-pasan membuatnya sulit membeli bibit unggul dan pupuk berkualitas. Akibatnya, siklus tanam tidak konsisten dan hasil panen seringkali jauh dari kata maksimal.

“Dulu usaha berjalan apa adanya. Saya hanya mengandalkan pengalaman tanpa pencatatan keuangan yang jelas. Sulit sekali mengukur keuntungan, apalagi merencanakan pengembangan usaha ke depan,” kenang Faozi. Saat itu, penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari-hari, sementara kebutuhan pendidikan anak-anaknya terus meningkat.

Pendampingan: Kunci Transformasi Usaha

Melalui kelompok MIGP Rukun Tani Jaya, Faozi mendapatkan bantuan yang ia butuhkan yaitu modal usaha dan pendampingan intensif. Bagi Faozi, dukungan modal memang krusial untuk pengadaan sarana produksi, namun kehadiran fasilitator ekonomi adalah pemberi perubahan terbesar.

Selain itu, pendampingan ini mengajarkan Faozi cara mengelola keuangan secara terstruktur. Ia mulai memahami pentingnya perencanaan tanam agar hasil panen lebih stabil. “Kombinasi modal dan arahan dari fasilitator membuat usaha saya lebih sistematis. Saya tidak lagi bertani hanya berdasarkan kebiasaan,” tambahnya.

Meningkatkan Martabat Ekonomi Keluarga

Hasil dari ketekunan tersebut mulai terlihat nyata. Saat ini, Faozi mampu meningkatkan omzet per bulannya. Peningkatan pendapatan yang stabil ini menjadi penopang utama ekonomi keluarganya, terutama untuk membiayai satu anaknya yang kini menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan satu lagi di bangku SMP.

Momen paling berkesan bagi Faozi adalah saat ia melihat hasil panennya laku keras di pasar dengan harga yang bagus. “Untuk pertama kalinya, saya merasa usaha ini benar-benar punya arah. Ada rasa percaya diri yang muncul saat melihat pencatatan keuangan mulai rapi dan hasil panen terjual maksimal,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Doa dan Terima Kasih untuk Muzaki

Keberhasilan Faozi adalah bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu mengubah mustahik menjadi individu yang mandiri secara ekonomi. Di sela kesibukannya mengolah lahan, Faozi tak putus memanjatkan doa bagi para muzaki YBM BRILiaN.

“Alhamdulillah, berkat bantuan YBM BRILiaN, usaha saya lebih berkembang. Bantuan ini sangat membantu kami memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak. Terima kasih kepada para muzaki atas kepeduliannya. Semoga kebaikan Anda dibalas dengan keberkahan yang melimpah.”

Kisah Faozi Rohman adalah satu dari ribuan cerita keberhasilan yang lahir dari dana zakat. Mari terus Memberi Makna bagi para pejuang keluarga seperti Faozi agar mereka bisa tegak berdiri di atas kaki sendiri.