Kisah Bu Yanti Kembangkan Ternak dan Pupuk Kohe dalam Program Family Strengthening
Di sebuah rumah sederhana di Desa Tengah, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Bu Yanti menyambut kedatangan tim YBM BRILiaN Regional Office (RO) Medan dengan senyum hangat. Sebagai salah satu anggota program Family Strengthening Sentra Keluarga Sejahtera yang sudah berjalan selama tiga tahun, Bu Yanti membagikan perjalanan panjangnya dalam merawat bantuan ternak hingga mampu mengubah taraf hidup keluarganya secara mandiri.

Menyebar Kebaikan Lewat Indukan Kambing untuk Tetangga
Bagi Bu Yanti, bantuan ternak yang ia terima dari YBM BRILiaN bukan sekadar modal usaha, melainkan amanah untuk saling merangkul sesama. Saat ternaknya mulai berkembang pesat, Bu Yanti memilih untuk meminjamkan indukan kambingnya kepada tetangga sekitar yang belum memiliki modal untuk beternak selama dua tahun. Setelah kambing tersebut melahirkan, tetangganya dapat menyimpan anak ternak sebagai modal awal, sementara indukan kembali ke tangan Bu Yanti.
“Selagi bisa bantu, kami bantu,” ucap Bu Yanti tulus, menggambarkan semangat gotong royong yang tumbuh di desanya.
Olah Limbah Kandang Jadi Sumber Penghasilan Utama Keluarga
Tak berhenti di situ, ketelitian Bu Yanti melihat peluang kembali membuahkan hasil saat ia mengolah kotoran hewan (kohe) dan sabut kelapa di sekitar rumahnya menjadi pupuk organik berkualitas. Lewat cerita dari mulut ke mulut, pupuk buatan tangan Bu Yanti kini dicari banyak pelanggan, bahkan pembeli dari luar kota rela mengantre saat stok pupuknya habis. Dari usaha pupuk ini, Bu Yanti kini mampu mengantongi penghasilan tambahan hingga Rp2,5 juta per bulan.
Perjuangan Bu Yanti menjadi bukti nyata bahwa sentuhan pendampingan yang konsisten dari YBM BRILiaN mampu mengetuk potensi diri seseorang hingga berdaya dan menjadi pembuka rezeki bagi lingkungan sekitarnya.