Kukuhkan Kemandirian Usaha, YBM BRILiaN Gelar Exit Program MIGP Budidaya Ikan Bawal di Prambanan

oleh Annisa Sucita F
Oktober 26, 2026

YOGYAKARTA — YBM BRILiaN Regional Office (RO) Yogyakarta menggelar Exit Program Mustahik Income Generating Program (MIGP). Acara berlangsung di Prambanan, Yogyakarta, pada Rabu (02/09).

Kegiatan ini menandai berakhirnya masa pendampingan usaha budidaya ikan bawal dan harapannya dapat menyiapkan para penerima manfaat agar mampu mengelola usaha perikanannya secara mandiri.

Supervisor, fasilitator, dan seluruh anggota kelompok hadir dalam acara tersebut. Para peserta menyambut penutupan program ini dengan penuh semangat.

Memberdayakan Mustahik Melalui Budidaya Ikan Bawal
Prambanan memiliki potensi perikanan yang sangat strategis sebagai sumber penghasilan warga. YBM BRILiaN memilih penerima manfaat yang memiliki komitmen tinggi untuk mengembangkan usahanya.

Pendekatan ini mengubah zakat konsumtif menjadi modal pemberdayaan produktif yang berkelanjutan. Peserta menerima modal usaha, peralatan, serta pendampingan teknis secara berkala.

Selama pelaksanaannya, Fasilitator membekali peserta keterampilan manajemen pakan hingga tata cara pengelolaan panen. Pendampingan tersebut berhasil mendongkrak pendapatan keluarga para anggota kelompok.

Mendorong Kemandirian Usaha dan Menyejahterakan Masyarakat
Hasil panen dan pendapatan anggota menunjukkan peningkatan signifikan selama masa pendampingan. Exit Program ini membuktikan kesiapan peserta dalam melanjutkan usaha secara mandiri.

“Program MIGP mendorong penerima manfaat agar percaya diri membangun usaha mandiri. Momentum ini membuktikan zakat mampu memberikan manfaat berkelanjutan,” ungkap Fasilitator YBM BRILiaN RO Yogyakarta.

Kedepannya, Program Mustahik Income Generating ini diharapkan dalam membawa kebermanfaatan yang lebih luas dan berkelanjutkan. Lembaga pun terus mengoptimalkan zakat dan infak yang diterima demi mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.