Purna Tugas Pendampingan, YBM BRILiaN Jakarta Lepas Keluarga Binaan dengan Bekal Modal Usaha dan Beasiswa
JAKARTA – Perjalanan panjang pembinaan selama tiga tahun akhirnya mencapai puncaknya. YBM BRILiaN Regional Office (RO) Jakarta secara resmi menggelar acara Exit Program Family Strengthening di Jack One Hall, Gedung BRI Regional 6 , pada Jumat (28/11).
Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi 20 keluarga penerima manfaat yang berasal dari dua sentra binaan, yakni FS Sentra Kemangi (Ciaruteun, Bogor) dan FS Sentra Pitung (Marunda, Jakarta Utara). Acara ini menandai berakhirnya masa pendampingan intensif sekaligus pengukuhan status mereka menjadi alumni program.
Apresiasi dari Manajemen YBM BRILiaN
Dalam sambutannya saat membuka acara, Ketua Pengurus YBM BRILiaN RO Jakarta, Adilaksana Sukaryono, menyampaikan pesan mendalam kepada para peserta. Ia menekankan bahwa berakhirnya program formal bukan berarti berakhirnya kebiasaan baik yang telah dibangun.
“Kami berharap agar para penerima manfaat terus mempertahankan kebiasaan baik yang telah terbentuk selama mengikuti program. Jadikan ilmu dan pembiasaan positif selama tiga tahun ini sebagai fondasi untuk kehidupan keluarga yang lebih berkah dan mandiri,” ujar Adilaksana.
Intervensi Komprehensif Selama Tiga Tahun
Program Family Strengthening merupakan salah satu pilar unggulan YBM BRILiaN di bidang Sosial dan Kemanusiaan. Selama kurun waktu tiga tahun, 20 keluarga binaan ini tidak hanya mendapatkan bantuan finansial, tetapi juga intervensi yang menyeluruh.
Bantuan yang telah disalurkan meliputi:
- Pembinaan Rutin: Penguatan aspek spiritual dan mentalitas keluarga.
- Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Dukungan perbaikan gizi dan kesehatan.
- Beasiswa Pendidikan: Jaminan akses pendidikan bagi anak-anak peserta.
- Modal Usaha: Stimulus ekonomi agar keluarga mampu berdikari secara finansial.
Menyongsong Kemandirian
Pengukuhan sebagai alumni ini menjadi simbol bahwa keluarga penerima manfaat kini telah memiliki kapasitas yang lebih baik dibandingkan saat awal program dimulai. Transformasi dari penerima bantuan (mustahik) diharapkan perlahan bergerak menjadi pemberi manfaat (muzakki/munfiq) di lingkungannya masing-masing.
Melalui Exit Program ini, YBM BRILiaN menegaskan komitmennya dalam mengelola dana zakat secara produktif dan berdampak jangka panjang, demi mewujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera lahir dan batin.