Cegah Hewan Liar Masuk Asrama Pasca Kebakaran, YBM BRILiaN Manado Pasang Kawat Ram di Ponpes Darul Istiqamah Lolak

MANADO – YBM BRILiaN Regional Office Manado menyalurkan dukungan infrastruktur dan perlengkapan asrama ke Pondok Pesantren Daarul Istiqamah Solog, Lolak. Penyaluran yang dilaksanakan pada Jumat (31/10) ini merupakan respons lanjutan atas musibah kebakaran hebat yang pernah melanda pesantren tersebut.
Sebagai informasi, Ponpes Daarul Istiqamah sempat mengalami musibah kebakaran pada 12 September lalu yang menghanguskan bangunan masjid dan asrama santri. Hingga kini, pihak pesantren masih terus berupaya melakukan pemulihan agar aktivitas belajar dan ibadah dapat kembali berjalan normal.
Melihat kondisi tersebut, YBM BRILiaN hadir memberikan dukungan spesifik berupa kasur untuk kenyamanan istirahat santri dan kawat ram (kawat jaring) untuk pengamanan asrama. Bantuan kawat ram ini menjadi sangat vital mengingat lokasi pesantren yang berada di tengah area persawahan.
Pengasuh Pondok Daarul Istiqamah mengungkapkan bahwa tanpa adanya pengaman celah bangunan, para santri sering kali terganggu oleh masuknya hewan liar ke dalam pondok.
“Terima kasih atas bantuan infaq dari YBM. Kawat ram ini memang sangat kami perlukan berhubung lokasi pondok kami berada di tengah-tengah sawah. Karena tidak ada yang menutupi celah ini, jadinya ular sering masuk ke dalam pondok. Semoga menjadi amal jariyah bagi donatur dari YBM,” ujarnya saat menerima bantuan.
Proses penyaluran berlangsung dengan tertib dan penuh kepedulian. Tim YBM BRILiaN menyerahkan langsung dukungan tersebut kepada pengurus dan santri, yang menyambutnya dengan haru. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai wujud syukur dan harapan agar proses pembangunan kembali pesantren dapat berjalan lancar.
Melalui dukungan ini, YBM BRILiaN berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para santri dalam menuntut ilmu, meskipun di tengah keterbatasan pasca musibah. YBM BRILiaN senantiasa berkomitmen untuk hadir membantu pemulihan lembaga pendidikan Islam yang terdampak bencana, sejalan dengan pilar program Dakwah.